Posted on

20 GANJARAN SEDEKAH –

‘Berkata Imam Ibnul Qoyyim al-Jauziah, ‘Apakah kamu tidak mengetahui tentang faedah dan manfaat amal shadaqoh, Dengarlah wahai para pemberi shadaqoh dan para penyampai shadaqoh..

1. Sedekah adalah salah satu pintu surga.

2. Sedekah paling utamanya amal kebaikan dan paling utamanya sedekah ialah memberi makan.

3. Sedekah memberikan naungan bagi orangnya dihari kiamat dan menjauhkannya dari neraka.

4. Sedekah dapat memadamkan kemarahan Allah dan mendinginkan panas dalam kubur.

5. Sedekah paling bagusnya hadiah untuk mayyit, paling manfaat untuknya dan Allah Ta’ala akan menambahkannya.

6. Sedekah pembersih jiwa dan melipatgandakan pahala kebaikan.

7. Sedekah penyebab orang mendapat gembira dan mendapat cahaya wajah di hari kiamat.

8. Sedekah dapat memberikan keamanan dari rasa takut dihari Kiamat dan tidak bersedih atas apa yang dia tinggalkan.

9. Sedekah dapat menyebabkan meraih ampunan dan dihapusnya kejelekan.

10. Sedekah di antara yang memberikan kabar gembira dengan wafat khusnul khotimah dan karenanya ia mendapatkan do’a malaikat.

11. Orang yang bershodaqoh termasuk orang baik dan pahalanya di berikan kepada setiap yang andil didalamnya.

12. Orang yang bershodaqoh dijanjikan kepadanya kebaikan dan pahala yang besar.

13. Sedekah sifatnya orang yang bertaqwa dan shodaqoh dapat memberikan cintanya hamba Allah kepada orang yang bershodaqoh itu.

14. Sedekah salah satu tanda kedermawanan.

15. Sedekah dapat menyebabkan di ijabahinya do’a dan di angkatnya kesusahan.

16. Sedekah dapat menolak bala’ musibah dan menutup 70 pintu kejelekan dunia.

17. Sedekah dapat menambah umur dan menyebabkan ditambahnya rizqi dan pertolongan Allah.

18. Sedekah adalah obat untuk orang sakit.

19. Sedekah dapat mencegah kebakaran, tenggelam, pencurian dan mencegah dari meninggal dalam keadaan buruk (su’ul khotimah).

20. Sedekah pahalanya tetap ada walaupun ber shodaqoh kepada hewan ataupun burung.

‘Jika orang yang bershadaqoh benar- benar mengetahui dan tergambar bahwa sedekahnya terlebih dahulu sampai ke tangan Allah sebelum sampai ke tangan si penerima orang fakir, niscaya kenikmatan (rasa puas dan bahagia) si pemberi lebih besar dari si penerima. (Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziah)